Sepanjang 84,5 Km Irigasi Di Indramayu Direhabilitasi

0
40
views
Tambak Udang di Indramayu

Untuk mendukung kegiatan usaha tambak perikanan di Indramayu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan beberapa pembangunan infrastruktur, mulai dari penataan kawasan permukiman, rehabilitasi irigasi tambak, hingga akses jalan. pembangunan infrastruktur ini diharapkan bisa membantu peningkatan kesejahteraan nelayan Indramayu.

“Selain membangun irigasi untuk sawah, Kementerian PUPR juga membangun jaringan irigasi tambak,” jelas Menteri Basuki beberapa waktu lalu. Menurutnya upaya tersebut bertujuan meningkatkan taraf hidup nelayan dan pengembangan budidaya tambak pada kawasan minapolitan.

Proyek ini sendiri dilaksanakan Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung Ditjen Sumber Daya Air . Rehabilitasi jaringan irigasi tambak tersebut meliputi normalisasi saluran, pembangunan jalan produksi dan pembuatan jembatan.

Proyek ini sendiri sudah berjalan sejak tahun 2015. Pada tahun pertama, proyek rehabilitasi dilakukan di 7 desa,  yakni Desa Karangsong, Desa Singajaya Desa Pabean Ilir, Desa Singaraja, Desa Luwunggesik (Lanjutan), Desa Totoran Kec. Pasekan, dan Desa Tambak.

Di tahun 2016, merambah ke 4 desa lainnya, yaitu Desa Walantara, Desa Babadan, Desa Kalianyar dan Desa Krangkeng. Penambahan 4 desa baru juga dilakukan di tahun tahun 2017, meliputi Desa Lamarantarung, Desa Cantigi, Desa Karanganyar dan Desa Pagirikan.

Sementara untuk tahun 2018, rehabilitasi irigasi tambak dilakukan di Desa Pabean Udik, Desa Panyingkiran Lor dan Desa Panyingkiran Kidul.

Selama tahun 2015-2018 ini, Kemen PUPR secara total telah melakukan rehabilitas irigasi  sepanjang sepanjang 84,8 Km dengan luas areal manfaat mencapai 9.449 hektar berupa tambak udang dan ikan bandeng.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY