Sejarah Baru, Ilmuwan Bisa Petakan Keanekaragaman Hayati di Laut Antartika

0
27
views
Berbeda dengan persepsi umum, komunitas dasar laut Antarika begitu beragam. Gambar ini menunjukkan terumbu Timur Antartika yang dalam dengan banyak karang, bunga karang, dan bintang ular. Bisakah kamu melihat gurita? (Australian Antarctic Division)
Kehidupan seperti apa yang Anda kaitkan dengan Antartika? Penguin? Anjing laut? Paus?Sebenarnya, kehidupan di air Antartika lebih luas lagi ketimbang hewan-hewan laut tersebut, dan yang mengejutkan begitu beragam. Tersembunyi di bawah permukaan es laut hampir sepanjang tahun dan kehidupan di air dingin dekat dasar laut, ada ribuan spesies unik dan bermacam-macam.

Penulis : 

Jan Jansen, University of Tasmania; Craig Johnson, University of Tasmania, dan Nicole Hill, University of Tasmania

 

 

Sebuah komunitas dasar laut yang beraneka ragam hidup di bawah es dekat stasiun Casey di Antartika Timur.

Riset kami telah menghasilkan teknik baru dalam memetakan tempat spesies hidup dan memprediksi bagaimana hal ini mungkin berubah di masa depan.

Keanekaragaman hayati adalah sumber yang paling berharga milik alam dan pemetaan bagaimana hal ini disebarkan adalah tahap krusial dalam konservasi ekosistem dan kehidupan di Antartika.




Baca juga:
Explainer: what is biodiversity and why does it matter?


Kejutan di dasar laut

Lautan sekitar benua Antartika adalah tempat yang tidak biasa. Di sana, suhu air mencapai di bawah titik beku, dan lautan ditutup es hampir sepanjang tahun.

Meskipun umumnya dikenal dengan gunung es yang begitu luas dan penguinnya yang ikonik, rahasia terbaik Antartika terletak di dasar laut jauh dari permukaan lautan. Dalam lingkungan terisolasi dan terpencil ini, suatu komunitas hewan yang unik dan beragam telah berevolusi, separuh di antaranya tidak ditemukan di atas planet ini.

Semprotan air laut terpencil ini berdiri setengah meter di kedalaman 220 meter di kegelapan dan air dingin di Antartika bagian Timur. Gambar-gambar seperti ini diambil dengan kamera yang ditarik di belakang kapal pemecah es Australia Aurora Australis.
Australian Antarctic Division

Karang dan bunga karang beraneka warna menutupi dasar laut, tempat batuan menyediakan substrat atau lapisan keras untuk perekatan. Makhluk-makhluk ini menyaring air untuk ganggang mikroskopik yang tenggelam dari permukaan laut selama musim panas yang sangat produktif antara Desember dan Maret.

Pada gilirannya, hewan-hewan pembentuk habitat ini menyediakan struktur untuk semua jenis hewan yang bergerak, seperti featherstar, bintang laut , udang-udangan, laba-laba laut dan isopoda raksasa (di laut bagai “penutup atap” atau “kutu kayu”).

Dasar laut Antartika juga merupakan rumah bagi sekelompok ikan unik yang telah berevolusi proteinnya untuk menghentikan darah mereka dari pembekuan.

Mayoritas ikan Antartika telah berevolusi dan membentuk ‘darah anti-membeku’ yang memungkinkan mereka untuk tetap di air yang bersuhu di bawah nol derajat Celcius.
Australian Antarctic Division

Pemetaan keragaman hayati itu sulit

Keanekaragaman hayati adalah sebuah istilah yang menggambarkan berbagai bentuk kehidupan di Bumi. Tingkat kehilangan keanekaragaman hayati yang belum pernah terjadi sebelumnya adalah salah satu tantangan terbesar pada zaman kita. Dan terlepas dari letaknya yang terpencil, keanekaragaman hayati Antartika tidak dilindungi dari dampak manusia melalui perubahan iklim, polusi, dan perikanan.




Baca juga:
It’s funny to name species after celebrities, but there’s a serious side too


Meskipun para ilmuwan telah mengetahui secara luas tentang keanekaragaman hayati laut Antartika yang selama beberapa waktu, kita masih kurang mengetahui di mana setiap spesies hidup dan di mana area yang berbahaya bagi keberadaan keanekaragaman hayati. Ini adalah masalah karena menghalangi kita untuk memahami bagaimana fungsi ekosistem – dan menyulitkan untuk menilai potensi ancaman.

Mengapa kita tidak tahu lebih banyak tentang distribusi spesies laut Antartika? Hal ini terutama karena pengambilan sampel di dasar laut beberapa ribu meter di bawah permukaan itu sulit dan mahal, dan landas kontinen Antartika sangat luas dan terpencil. Biasanya dibutuhkan kapal pemecah es Australia Aurora Australis selama sepuluh hari untuk mencapai benua es.

Sejumlah spesies pilihan yang beragam dan warna-warnai ditemukan di dasar laut Antartika. (Huw Griffiths/British Antarctic Survey)

Untuk memanfatkan data biologis yang jarang dan saling tambal sulam yang telah kita miliki, dalam penelitian kami, kami mengambil keuntungan dari fakta bahwa spesies biasanya memiliki satu set kondisi lingkungan yang disukai. Kami menggunakan hubungan spesies dengan lingkungan mereka untuk membuat model statistik yang memprediksi di mana spesies paling mungkin berada.

Cara ini memungkinkan kita untuk memetakan distribusi mereka di tempat-tempat di mana kita tidak mempunyai sampel biologis atau kita hanya memiliki data lingkungannya. Secara kritis, hingga saat ini faktor lingkungan penting yang mempengaruhi distribusi spesies dasar laut telah hilang.




Baca juga:
Antarctica has lost 3 trillion tonnes of ice in 25 years. Time is running out for the frozen continent


Menggunakan prediksi untuk membuat peta

Dalam sebuah riset terbaru, kami mampu secara prediktif memetakan seberapa banyak makanan dari permukaan laut tersedia untuk konsumsi terumbu karang, bunga karang, dan pengumpan suspensi lainnya di dasar laut.

Sains di balik peristiwa yang menghubungkan partikel makanan dari permukaan laut ke keanekaragaman hayati fauna dasar laut Antartika. Satelit (1) dapat mendeteksi sejumlah ganggang di permukaan lautan. Produksi ganggang sangat tinggi di area bebas es (2) dibandingkan dengan di bawah es laut (3). Alga tenggelam dari permukaan (4) dan mencapai dasar laut. Di mana arus lautan tinggi (5), banyak umpan karang dari partikel yang tergantung. Di daerah dengan arus yang lambat (6), partikel-partikel mengendap ke dasar laut dan memberi makan hewan pemakan deposit seperti teripang. Jansen et al. (2018), Nature Ecology & Evolution 2, 71-80.

Meskipun sampel biologis masih langka, ini memungkinkan kami untuk memetakan distribusi keragaman dasar laut di suatu wilayah di Antartika Timur dengan akurasi tinggi.

Lebih jauh lagi, perkiraan tentang bagaimana dan di mana pasokan makanan meningkat setelah ujung gletser massif terputus dan mengubah kondisi lautan di wilayah itu memungkinkan kita untuk memprediksi di mana kelimpahan habitat yang membentuk fauna seperti karang dan bunga karang akan bertambah di masa depan.

Komunitas berwarna-warni dan beragam juga ditemukan hidup di perairan dangkal. (Australian Antarctic Division)

Antartika adalah salah satu dari beberapa daerah di mana biomassa total hewan dasar laut kemungkinan akan meningkat di masa depan. Hilangnya bongkahan-bongkahan es meningkatkan jumlah habitat yang sesuai yang tersedia dan memungkinkan lebih banyak makanan untuk mencapai dasar laut.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita sekarang memiliki informasi, daya komputasi, dan kapasitas penelitian untuk memetakan distribusi kehidupan di seluruh daratan di sekitar Antartika, mengidentifikasi titik-titik panas yang sebelumnya tidak diketahui keanekaragaman hayati, dan menilai bagaimana keanekaragaman hayati Antartika yang unik akan berubah menuju masa depan.




Baca juga:
How a trip to Antarctica became a real-life experiment in decision-making


The Conversation


Jan Jansen, Quantitative Marine Ecologist, University of Tasmania; Craig Johnson, Professor, University of Tasmania, dan Nicole Hill, Research fellow, University of Tasmania

Sumber asli artikel ini dari The Conversation. Baca artikel sumber.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY