Sampah Plastik Ganggu Pelabuhan Pekalongan

0
19
views

Sampah plastik menjadi masalah besar di Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN) Pekalongan. Di dalam sedimentasi atau pendangkalan lum,pur pelabuhan, sekitar 50 persen ternyata didominasi oleh materi sampah plastik lunak, 25 persen berupa botol bekas minuman dan sisanya adalah sampah industri  rumah tangga dan aktivitas kapal.

Kondisi tersebut diketahui ketika pihak pelabuhan mengadakan Gerakan Bersih-bersih Pantai yang merupakan bagian dari Gerakan Menghadap Laut yang diinisiasi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Menurut Kepala PPN Pekalongan, Mansur,  sedimentasi di pelabuhan  menghasilkan 500 meter kubik per  tahun. Setiap bulan pihaknya harus melakukan pengerukan agar aktivitas keluar masuk kapal-kapal nelayan di pelabuhan berjalan lancar.

Sejak Januari hingga Juli 2018, pihak pelabuhan sudah melakukan lima kali pengerukan. “Untuk bulan Agustus 2018 inibelum kami lakukan karena terkendala cuaca dan ombak yang besar,” kata Mansur. Pihaknya mengaku cukup  kerepotan dengan tingginya sedimentasi di pelabuhan.  Maklum selain menganggu alur pelabuhan juga menguras kas pelabuhan.

Pada 2019, menurut Mansur,  pihak pelabuhan akan menggandeng Pemerintah Kota Pekalongan. “Kabarnya mereka sudah memiliki anggaran untuk pengerukan ini,” tukasnya.

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY