Kue Te’re, Kue Kesukaan Para Raja

0
47
views
ayokesalayar.com

Melihat bentuknya kue ini memang cukup unik. Mirip dengan jaring-jaring yang digulung atau dilipat. Tak aneh, jika banyak orang menyebutnya kue jaring. Warnanya kecokelatan dan memiliki rasa yang hm… manis. Sangat menggoda selera. Itulah kue te’re, kue tradisional khas Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Warnanya yang kecokelatan dengan rasa yang manis memang masuk akal.  Sebab, salah satu bahan dasar kue ini gula merah yang dicairkan. Dan, beberapa bahan lainnya adalah minyak sayur, gula pasir, dan tepung beras.

Pembuatan kue te’re ini pun tidaklah rumit. Malah sangat mudah. Sebagai langkah awal, dengan menyiapkan bahan tersebut terlebih dahulu. Lalu air gula dimasak hingga matang. Campurkan air gula itu dengan tepung beras dan diaduk hingga merata.  Langkah selanjutnya, campuran yang sudah menjadi adonan dimasukkan ke dalam cetakan, disebut kada’ro. Cetakan ini terbuat dari batok kelapa yang berlubang pada bagian bawahnya.

Adonan akan keluar lewat lubang-lubang pada kada’ro dan langsung digoreng. Namun sebelum adonan masuk ke dalam minyak panas, kada’ro digerak-gerakkan membentuk seperti lingkaran. Sehingga adonan pun kemudian membentuk jaring-jaring. Tak lama adonan akan berwarna kecokelatan, saat itulah mulai dilipat-lipat di atas wajan. Setelah membentuk persegi dan berwarna agak kecokelatan, kue sudah bisa diangkat dan ditiriskan. Saat kue mulai agak dingin taburkan gula merah yang telah dicairkan.

Perlu diketahui, kue te’re sebenarnya sudah ada sejak lama. Karena rasanya yang enak dan renyah kue ini kerap menjadi suguhan dalam perjamuan para raja ketika itu. Kue te’re banyak disukai dan menjadi salah satu kue favorit para raja. Dan, hebatnya lagi ternyata kue ini masih tetap eksis hingga saat ini. Mau merasakan sendiri sensasi kelezatan kue te’re? Buat saja sendiri, sangat mudah koq.

Agus A. Abdullah

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY