Investor Arab Saudi Mulai Lirik Bisnis Properti Indonesia

0
48
views

Jakarta – Bisnis properti di Indonesia mulai dilirik oleh para investor asal Arab Saudi. Asal ada jaminan kemudahan berinvestasi, para investor diyakini langsung menggelontorkan investasinya. Hal ini disampaikan Hasan Bugis, Sekretaris Jenderal Asosiasi Investro Arab Saudi  di sela-sela Konferensi Investor Bisnis Real Estate Saudi Arabia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, pada Senin (15/1)

Menurut Hasan, para investor Arab Saudi melihat Indonesia sebagai negara yang layak untuk investasi property. “Ke depan ini akan menjadi bagian penting perekonomian  Indonesia,” ujar Hasan.

Menurutnya, kerjasama  Arab Saudi dan Indonesia yang langsung dieksekusi  olehpara pelaku bisnis akan menguatkan hubungan bilateral kedua negara. “Perkembangan real estate dan investasi di Indonesia dirasakan oleh kedua belah pihak,” ujarnya.

Pun demikian, menurut Hasan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah investasi yang akan digelontorkan oleh karena sifatnya yang lebih personal. “Investor Arab Saudi cukup banyak, ini pertemuan awal yang akan berlanjut kerjasama dari berbagai sisi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Uno memastikan jika Pemprov DKI sudah bergerak menawarkan berbagai investasi kepada investor Arab Saudi. “Salah satu yang menarik minat mereka adalah investasi properti dan pengembangan wisata Kepulauan Seribu,” ujarnya.

“Mereka minat investasi pada perumahan dengan harga terjangkau,” ujar Sandi kepada media di sela-sela acara. Menurutnya, Pemprov DKI juga sudah menawarkan peluang investasi di pembangunan hunian dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) yang sedang dikembangkan di Jakarta.

“Proyek TOD yang kami tawarkan ke mereka adalah yang berlokasi di Dukuh Atas, Lebak Bulus, dan Sembilan lokasi lainnya,” jelas Sandi.

Menurutnya, salah satu investor yang ia temui di konferensi juga menyatakan diri tertarik untuk membangun resort di Kepulauan Seribu. “Resort kelas dunia berbasir maritime,” tegasnya.

Skema Penyaluran Modal UMKM

Sandi juga menjelaskan jika para investor Arab Saudi menaruh minat investasi dengan skema skema penyaluran modal untuk usaha kecil dan menengah (UKM), khususnya yang bergerak di sektor properti. “Mereka ingin menggandeng pengusaha baru, skala kecil di bidang property,” ujarnya. “Nantinya mereka akan difasilitasi oleh REI (Real Estate Indonesia), Kamar Dagang Industri (KADIN), serta masyarakat ekonomi syariah.”

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY