Cirebon Siap Jadi Pusat Industri Manufaktur

1
186
views
Ilustrasi (pixabay)

Pelindo II memperluas kapasitas dan fungsi pelayanan pelabuhan Cirebon. Geliat investasi di Kota Udang ini terus meningkat. Cirebon memang sudah lama dibidik menjadi kawasan industri terpadu, khususnya untuk wilayah Jawa Barat.

Kota ini digadang-gadang sebagai penopang untuk industri manufaktur yang selama ini berkonsentasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Cirebon memang memiliki lokasi strategis yang bisa menjadi modal untuk pengembangan kawasan industri.

Berada diujung perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah, kota ini telah menjadi satelit perdagangan bagi kota-kota sekelilingnya yang masuk dalam Wilayah III Cirebon. Antara lain, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Baca Juga: Peluang Investasi di Cirebon

Akses ke kota ini bisa ditempuh melalui jalan darat yang semakin cepat dengan kehadiran Tol Cikampek-Palimanan (Cipali), jalur kereta api, dan jalur laut. Untuk jalur udara, sebenarnya sudah tersedia lapangan udara di Penggung, namun belum melayani penerbangan komersil dan kapasitanya juga masih sangat terbatas.

Untuk akses udara ini akan segera diatasi dengan sudah adanya rencana pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka. Geliat peningkatan industri di kota ini sudah terlihat dari tingginya angka peningkatan investasi di kota tersebut sepanjang 2016 lalu.

Dari jumlah Rp600 juta yang ditargetkan, nilai investasi yang didapatkan, menurut data Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) Kota Cirebon, mencapai lebih dari Rp1,3 triliun. “Tak bisa dipungkiri sejak dioperasikannya Tol Cipali investasi di Cirebon terus merangkak naik,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal, BPMPPT, Kota Cirebon, Icip Suryadi, seperti dikutip dari gragepolitan.com.

Print Friendly, PDF & Email

1 COMMENT

LEAVE A REPLY